K.E.B.A.I.K.A.N
Manusia hidup bukan tanpa ketidakpastian. Namun ilmu dan pengetahuan akan masa depannya saja yang tidak ditampakkan.
Allah Subhanahu Wa Ta'aala telah menuliskan bagi setiap manusia, setiap makhluk hidup dan setiap apa yang tercipta jauh sebelum semua itu ada dan nyata. Allah telah torehkan garis takdir itu, dengan tepat dan sempurna.
Bukan tanpa sebab, namun agar kita, manusia, terus berusaha dan berjuang keras untuk selalu berada pada tujuan awal tercipta kita di dunia. Yaitu beribadah dan taat kepada Allah Subhanahu Wa Ta'aala.
Tidak bisa dibayangkan dan dikhayalkan, apabila pada setiap manusia diberikan ilmu dan pengetahuan tentang masa depannya. Kapan dia akan meninggalkan? Kapan dia akan celaka? Kapan dia mendapatkan rezeki? Pertanyaan-pertanyaan yang hanya bisa dijawab sesaat setelah kejadian itu berjalan dan berlalu. Bukan malah semakin mendekatkan dia kepada Allah, malah mungkin membuat dia semakin jauh dan meremehkan ketaatan pada Nya. Na'udzubillah.
Dari ketidaktahuan manusia akan masa depan ini maka akan timbul berbagai macam doa dan ucapan harapan kebaikan akan masa depan manusia.
"Semoga Allah memberikan yang terbaik."
"Semoga Allah Ta'aala mudahkan."
"Semoga Allah menerima."
"Semoga kita terus dalam kebaikan."
Semuanya mengharapkan kebaikan. Karena memang begitulah seharusnya kita dalam memandang masa depan.
Namun, ada salah satu hal yang mungkin sering luput dari akal dan hati kita akan doa dan harapan yang kita panjatkan.
Yaitu bahwa pada setiap doa terbaik yang kita pinta dan ucapkan akan menjauhkan kita dari sesuatu hal dan mendekatkan kita kepada sesuatu hal yang lain.
Ya Allah, dekatkanlah kami pada perkara-perkara yang indah lagi baik.
📸 : unsplash
#nyicilpahala #nyiciltabunganakhirat #Challengeyourself


Komentar
Posting Komentar